Pernah ngeliat video “The Warriors of the Net”??
Bagi kmu yang pngen tau lebih dalem masalah net working, basicnya ya kmu kudu paham apa itu TCP/IP dan OSI Layer, Nah di video ini kmu akan mendapatkan penjelasan secara visual bagaimana proses pengiriman paket data dari client ke server dan sebaiknya. Namun jangan kuatir bagi kamu2 yang blon paham masalah diatas, insyaALLOH video ini akan membantu kmu menjadi paham!
buka link berikut, http://www.youtube.com/watch?v=RhvKm0RdUY0&feature=related

Disini saya akan memberikan gambaran dari video “The Warrior of the Net”
simak Yuuuuuk^^

Film animasi yang berdurasi tepat 13 menit ini menceritakan tentang perjalanan paket data, mulai dari komputer asal, menuju web server dengan melewati router dan proxy dan kembali lagi ke komputer asal.

Sebagai gambaran umum, TCP/IP merupakan dasar dari pengiriman data dan tentunya dasar dari internet yang ada saat ini. Dalam prosesnya, data akan melalui beberapa tahap yaitu sebagai berikut:
• Aplication
• Transportation
• Internet
• Network Interface

Begitu pengguna internet mengklik suatu hyperlink maka ilustrasi pun dimulai. Dalam Network interface, data difragmentasi menjadi paket-paket data. Selanjutnya tiap paket data tersebut diberi “cap” di tiap tahapnya, dalam hal ini kepala dari paket data diberi cap TCP layer dan IP layer dan berikut dengan layer-layer lainnnya.

Paket data memulai perjalanannya dari network interface, router, switch router internal lalu masuk ke dalam jaringan web atau internet. Perjalanan terlihat begitu berat. Beberapa paket data ada mengalami kecelakaan di tengah jalan. Dalam perjalanannya ia melalui jalan yang sangat panjang dan bahkan melaui darat, laut, dan udara. Tapi tentunya lingkungan di luar kabel tidak mempengaruhi apa yang terjadi disini.

Tibalah si paket ini di tempat router. Si router ini memindahkan paket-paket data jika aliran data mengalami traffic tinggi. Ia memindahkan beberapa paket data melalui jalur lain. Jika aliran data benar-benar padat kerusakan data mungkin saja terjadi, karena tugas router menjadi sangat berat.
Paket data melanjutkan perjalanannya kembali. Kini si paket masuk ke sebuah persimpangan, bertemu dengan si router switch. Si paket akan ditentukan harus ke mana dia akan pergi.
Paket data sudah hampir sampai tujuan. Paket sudah masuk wilayah server sekarang. Ia sampai pada sebuah firewall. Beberapa data berbahaya seperti ping of death akan dihancurkan jika melewati tempat ini. Dan paket-paket data yang selamat meneruskan perjalanannya.
Paket data selanjutnya melewati proxy sebuah server. Disini terdapat beberapa “pintu” port. 80 misalnya untuk halaman web, 25 untuk email, dan 21 untuk file transfer protocol. Bagi data-data yang kriterianya sudah ditentukan akan hancur disini. Misal saja proxy : cache ITB.ac.id port 8080 akan menolak data “anime” atau data “piip…[sensor ya…]”. Nah data tersebut tidak akan lolos pada tahap ini.
Setelah lolos barulah data mereka disatukan menjadi satu bagian yang utuh. Server lalu me-reply apa yang diminta oleh pengguna internet, melalui jalur yang sama. Data difragmen menjadi paket-paket, melalui router dan switch router, masuk ke dalam jaringan internet, bertemu dengan firewall ataupun proxy, dan masuk ke aplikasi pengguna internet.